Tugas Kuliah

Peluncuran Mobil Listrik di Aceh  


Pulo Aceh, Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS) adalah badan otorita yang dibentuk Pemerintah RI pada tahun 2000 untuk mewujudkan Sabang dan Pulo Aceh sebagai free port (pelabuan bebas) dan free trade zone (Kawasan perdagangan bebas) di Sabang dan Pulo Aceh. Pada Januari 2022 manajemen BPKS berhasil menghadirkan perusahaan otomotif dari Jepang, PT GURATHATHI, untuk memproduksi mobil deng pabrik di Pulo Aceh. 7 November 2022 PT Gurathathi secara resmi meluncurkan mobil listrik city car Kamengtri, mengantarkan sejarah baru perusahaan sebagai game-changer yang membawa Indonesia semakin dekat dengan mobilitas masa depan. Selaras dengan visi mobilitas cerdas yang diwujudkan oleh perusahaan, Gurathathi mempunyai tujuan untuk menyediakan gaya hidup yang terhubung dengan pengalaman berkendara yang menyenangkan bagi para pelanggan. Selain itu, Gurathathi terus melakukan terobosan di era baru mobilitas bebas emisi yang diwujudkan melalui pengembangan teknologi inovatif secara terus-menerus, guna meningkatkan standar efisiensi bahan bakar.

 

Gata Hanasaba, Direktur PT Gurathathi, mengatakan, "Produk Gurathathi ini disiapkan khusus untuk menekan pencemaran udara akibat tingginya asap dari sepeda motor yang menggunakan BBM”. Dengan bangga kami perkenalkan mobil listrik murni dari Kamengtri yang akan menjadi solusi bagi mereka yang selalu ingin menjadi yang terdepan dalam inovasi. Kami berkomitmen untuk memulai ekosistem kendaraan listrik di Indonesia, berkontribusi pada kualitas hidup masyarakat dan menjadi Game Changer dalam teknologi mobilitas ramah lingkungan.

 

Mobil listrik murni memperoleh sejumlah fasilitas dari pemerintah, yaitu pajak kepemilikan kendaraan yang lebih rendah, tarif pajak kendaraan tahunan yang lebih rendah dan untuk pengguna di Sabang dan Pulo Aceh lebih rendah karena di kedua tempat ini bebas pajak.

 

Kendaraan ini akan hemat biaya operasional karena tidak memakai BBM, tapi pakai listrik. Pengecasan mesin gurathathi dapat dilakukan di rumah-rumah dengan arus linstrik biasa. Sekali cas dengan durasi 1 jam dapat digunakan hingga 12 jam non-stop.

 

Kamengtri sanggup berlari dengan kecepatan 100-200 km/jam dalam sekali pengisian daya, sehingga dapat memenuhi berbagai kebutuhan gaya hidup pemilik. Pengisian daya penuh dapat dicapai dalam 60 menit.

 

Gurathathi hadir dengan harga Rp 45 juta untuk pengguna di kawasan Sabang, Pulo Aceh dan ekspor serta Rp 90 juta untuk pengguna di daratan Aceh dan Indonesia. Mobil ini akan di pasarkan ke seluruh Indonesia dan negara-negara tetangga di Asia Tenggara melalui Free Port Sabang.

Muhammad Rijaalul Ikram

 

Note: Ini hanya berita fiktif belaka, bahan dalam mata kuliah Pres Relase di Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Universitas Islam Negeri Ar raniry 2022.


Komentar