Tugas ujian akhir mata kuliah pers relase

Membangun Pendidikan yang Optimal di Aceh



Suarni Abdullah selaku staf dosen UIN Ar-raniry FakultasUshuluddin dan Filsafat (6/12/2022mengungkapkan bahwa iasedikit kecewa terhadap Pendidikan yang ada di Aceh karenaprovinsi ini dinilai sebagai provinsi terendah pendidikannya dariprovinsi lain yang ada di Indonesia.

 

Dilansir dari Kumparan.com dalam laporan penilaian rata-rata Tes Potensi Skolastik (TPS) siswa sekolah dari seluruh provinsidi Indonesia yang mengikuti UTBK SBMPTN, yang meliputiempat penilaian yaitu penalaran umumpemahaman bacaanserta menulis. Lalu pengetahuan serta pemahaman umum, dan terakhir adalah pengetahuan kuantitatif.

 

Di nyatakan secara keseluruhan Aceh yang paling terendah darisemua penilaiandalam hal ini seharusnya pemerintah daerahmaupun pusat diminta untuk memperhatikan ketertinggalanmutu pendidikan itu secara serius, agar kualitas pendidikan di Indonesia sama ratanya. Salah satu penyebab kualitaspendidikan yang buruk adalah hanya satu dari lima guru orang guru di semua jenjang pendidikan yang bersertifikasi.

 

Kondisi sangat memperihatinkan juga terlihat di penilaianKemampuan KuantitatifKemampuan Memahami Bacaan dan Menulis. Secara keseluruhan, Aceh menduduki posisi terendahnasional dari semua penilaian Tes Potensi Skolastik atau TPSbadahal Aceh memiliki banyak perguruan tinggi, sungguhsayang kalau putra dan putri setempat kalah bersaing saat tesmasuk” ujar Suarni. Nanti mereka menjadi penonton yang diselimuti kebodohan dan tidak percaya diri.

 

Untuk memperbaiki kualitas pendidikan di Aceh pemerintahharus memastikan dan melakukan peningkatan terhadap fasilitassekolah dan laboratorium, skill tenaga pengajarserta akseskemudahan belajar secara merata di seluruh kabupaten kotayang harus menjadi prioritas. Dengan melakukan peningkatantersebut diharapkan Aceh dapat meningkatkan kualitaspendidikan secara merata.

Komentar